INTAN CAHYANINGRUM - MAHASISWI PENDIDIKAN MATEMATIKA UPI2011 - @intancynm
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan dan Konseling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan dan Konseling. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

Contoh Form Identitas Responden (siswa) untuk Observasi



IDENTITAS RESPONDEN

Nama                     :                                                                     Jenis Kelamin  : L / P
Tempat,Tgl Lahir   :                                                                     Usia                 :
Sekolah/ Kelas       :                                                                     Agama             :
Hobi                       :                                                                     Cita-cita          :
Nomor Kontak       :
Alamat                   :

Riwayat Pendidikan
Nama Sekolah
Alamat
Tahun













Contoh Angket Diagnostik Kesulitan Belajar Matematika Siswa


ANGKET DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR
MATA PELAJARAN MATEMATIKA

NAMA                                                :
SEKOLAH                                         :
KELAS/SEMESTER                         :

PETUNJUK PENGISIAN
Berilah tanda checklist pada kolom YA jika deskripsi yang diberikan sesuai dengan kondisi anda. Jika tidak, berikan checklist pada kolom TIDAK.

Tahapan Diagnostik Kesulitan Belajar Siswa dan Remedial Teaching di SMAN 1 Margahayu



I.          TAHAP PERENCANAAN
Keberhasilan suatu kegiatan terpancar dari bagaimana kegiatan tersebut direncanakan. Langkah-langkah yang dijalankan selama tahap perencanaan antara lain:
A.         Membaca dan memahami tugas observasi yang telah diterima melalui email.
B.         Merencanakan sekolah yang akan dijadikan pilihan sebagai tempat pelaksanaan observasi.
C.         Meminta surat ijin observasi ke kantor administrasi FPMIPA UPI.
D.         Meminta ijin kepada pihak sekolah yang dijadikan tempat observasi dengan menyerahkan surat ijin dari fakultas.
E.          Menentukan kelas yang akan dipilih sebagai populasi.
F.          Menentukan siswa yang dipilih sebagai responden dan melakukan koordinasi dengan guru Mata Pelajaran Matematika terkait.

Layanan Bimbingan dan Konseling



26 Februari 2013
Layanan Bimbingan dan Konseling
diajukan untuk memenuhi salah satu tugas terstruktur Mata Kuliah Bimbingan dan Konseling dari Dosen Pengampu Dra. Oom Siti Homdijah, M.Pd.
oleh
Intan Cahyaningrum
NIM 1102329

Konselor pendidikan adalah konselor yang bertugas dan bertanggungjawab untuk memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik di satuan pendidikan. Konselor pendidikan merupakan salah satu profesi yang termasuk ke dalam tenaga kependidikan seperti yang tercantum dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional maupun Undang-undang tentang Guru dan Dosen.
Konselor pendidikan semula disebut sebagai Guru Bimbingan Penyuluhan (Guru BP). Seiring dengan perubahan istilah penyuluhan menjadi konseling, namanya berubah menjadi Guru Bimbingan Konseling (Guru BK). Untuk menyesuaikan kedudukannya dengan guru lain, kemudian disebut pula sebagai Guru Pembimbing.
Setelah terbentuknya organisasi profesi yang mewadahi para konselor, yaitu Asosiasi Bimbingan Konseling Indonesia (ABKIN), maka profesi ini sekarang dipanggil Konselor Pendidikan dan menjadi bagian dari asosiasi tersebut.
Latar belakang diperlukannya konselor pendidikan antara lain: